Halaman

Kuliner Khas Bali

 Sate Lilit

Sate Lilit adalah sebuah varian sate asal Bali. Sate ini terbuat dari daging babi, ikan, ayam, daging sapi, atau bahkan kura-kura yang dicincang, kemudian dicampur dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Daging cincang yang telah berbumbu dilekatkan pada sebuah bambu atau tebu, kemudian dipanggang di atas arang. Tidak seperti sate lainnya yang dibuat dengan tusuk sate yang sempit dan tajam, tusuk sate lilit berbentuk datar dan lebar. Permukaan yang lebih luas memungkinkan daging cincang untuk melekat. Istilah lilit dalam bahasa Bali dan Indonesia berarti "membungkus", yang sesuai untuk cara pembuatan sate ini.








Sate lilit merupakan lambang dari senjata Dewa Brahma yang berupa gada. Gada termasuk dalam jenis senjata pemukul yang digambarkan dengan bentuk ujung atas cembung bergelombang dan pangkal untuk sisi yang digenggam. Bentuk senjata ini disimbolkan dengan bentuk sate lilit yang mengandung makna sebagai senjata untuk melawan dan menghancurkan pengaruh jahat. Dalam persiapan ritual keagamaan sate lilit dibuat dan disusun secara khusus berdasarkan arah mata angin. Pembuatan sate lilit di Bali melibatkan banyak orang dengan pembagian kerja yang jelas. Pembagian kerja tersebut yaitu bagian pemotong daging, bagian mencincang daging, bagian bumbu, bagian pelilitan, dan bagian pemanggangan

 

Sumber: 

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sate_lilit

https://cookpad.com/id/resep/16574562-sate-lilit-babi-manis-khas-bali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar