Lawar
Dikutip dari Wikipedia, lawar merupakan masakan khas Bali yang isinya campuran sayuran dan daging cincang yang dibumbui. Lawar terbuat dari daging rebus yang dicincang dan sayuran, dengan berbagai macam bumbu.
Bumbu-bumbu yang digunakan antara lain kunyit, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan kelapa. Pada beberapa jenis lawar, diberikan juga unsur yang menambah kekuatan rasanya yaitu darah dari daging itu sendiri.
Darah tersebut dicampur dengan bumbu-bumbu tadi. Masakan ini tidak mampu bertahan lama, apalagi di udara terbuka, hanya mampu bertahan setengah hari saja.
Jenis daging atau sayuran yang digunakan membuat penamaannya menjadi bervariasi. Apabila menggunakan daging babi, maka lawarnya dinamakan lawar babi.
Demikian halnya bila menggunakan sayur nangka, maka namanya lawar nangka. Warna lawar juga mempengaruhi penamaan dari lawar itu sendiri.
Bila warnanya merah, maka disebut lawar merah. Begitu juga bila warnanya putih, maka disebut lawar putih.
Ada juga lawar padamare, yaitu beberapa jenis lawar yang dicampur menjadi satu. Masakan ini sangat cocok disajikan bersama nasi dan lauk-pauk lainnya.
Untuk umat muslim, lawar yang dibuat tidak menggunakan darah dan daging babi. Sebagai penggantinya, digunakanlah kulit sapi, sehingga disebut juga dengan lawar halal.
Sumber:
https://www.rri.co.id/kuliner/778471/lawar-masakan-khas-bali-rasanya-ngga-pakai-ditawar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar